Jelang Ramadhan, Perindo Jakarta Utara Perkuat Program Sosial dan Persiapan Verifikasi

Jelang Ramadhan, Perindo Jakarta Utara Perkuat Program Sosial dan Persiapan Verifikasi

DPD Perindo Jakarta Utara (foto: dok ist)

Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran pengurus Partai Perindo Jakarta Utara menggelar konsolidasi internal untuk memperkuat barisan sekaligus mematangkan program sosial, dan kesiapan verifikasi partai.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Lagoa, Koja, Jakarta Utara, pada Senin (16/2/2026) itu dihadiri pengurus tingkat kota hingga kecamatan. Konsolidasi difokuskan pada dua agenda utama, yakni program sosial Ramadan dan persiapan menghadapi tahapan verifikasi partai ke depan.

Ketua DPD Jakarta Utara, Andi Amiruddin Indris, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Agustono, menegaskan bahwa pertemuan tersebut dirancang untuk memantapkan kesiapan internal sekaligus memperkuat orientasi pelayanan kepada masyarakat.

“Bahwa hari ini kami sengaja berkumpul menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H dalam rangka memantapkan barisan kepengurusan Partai Perindo di Jakarta Utara, sekaligus mempersiapkan program-program di bulan puasa dan terus memantapkan diri untuk menghadapi verifikasi partai di tahun mendatang,” ujarnya.

‘Nyanyian’ 2 Polisi Jerat Eks Kapolres Bima di Kasus Narkoba, Begini Kronologinya

'Nyanyian' 2 Polisi Jerat Eks Kapolres Bima di Kasus Narkoba, Begini Kronologinya

AKBP Didik Putra Kuncoro (Foto: Ist)

Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro (DPK) dibekuk Biro Paminal Divpropam Polri bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terkait dugaan kasus narkotika. Pengungkapan perkara ini bermula dari “nyanyian” dua anggota polisi berpangkat Bripka dan AKP.

Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir, menjelaskan kasus tersebut terungkap setelah dua anggota berinisial Bripka IR dan AN ditangkap dalam perkara narkotika. Dari kediaman Bripka IR, polisi menemukan barang bukti sabu seberat 30,415 gram

“Hasil interogasi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, ditemukan keterlibatan dari AKP ML terhadap peredaran narkotika jenis sabu yang diamankan,” ungkap Isir saat ditemui di kantornya, Minggu (16/2/2026).

Selanjutnya, Subbid Paminal Bidpropam Polda NTB melakukan pemeriksaan urine terhadap AKP ML di Rumah Sakit Umum Kabupaten Bima. Hasil tes menunjukkan AKP ML positif mengandung amfetamin dan metamfetamin.

Polisi kemudian menggeledah ruang kerja dan rumah jabatan AKP ML. Dari penggeledahan tersebut, ditemukan lima bungkus sabu dengan berat netto 488,496 gram.

Gempa Terjadi di Subulussalam Aceh, Pusatnya di Darat!

Gempa Terjadi di Subulussalam Aceh, Pusatnya di Darat!

Gempa Terjadi di Subulussalam Aceh, Pusatnya di Darat! (Ilustrasi/Freepik)

Gempa berkekuatan magnitudo 2,5 mengguncang Kota Subulussalam, Aceh pada Sabtu (14/2/2026). Pusat gempa tersebut berada di darat. 

Gempa itu dilaporkan terjadi sekira pukul Pukul 08.13 WIB. 

Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa tersebut berlokasi di 20 KM dari Tenggara Kota Subulussalam. 

Sementara itu, pusat kedalaman gempa berada di 45 KM.

“#Gempa Mag:2.5, 14-Feb-2026 08:13:48WIB, Lok:2.47LU, 98.06BT (20 km Tenggara KOTA-SUBULUSSALAM-ACEH), Kedlmn:45 Km,” tulis akun medsos X @infoBMKG.

Belum diketahui dampak dari gempa tersebut. Namun, warga Kota Subulussalam dan sekitarnya diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis @infoBMKG.

kas138

Eks Wakapolri hingga Eks Ketum PP Muhammadiyah Jadi Ahli untuk Roy Suryo Cs

Eks Wakapolri hingga Eks Ketum PP Muhammadiyah Jadi Ahli untuk Roy Suryo Cs

Kasus ijazah jokowi

Kubu Roy Suryo Cs menghadirkan tiga orang ahli dalam kasus dugaan ijazah mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Polda Metro Jaya, Kamis (12/2/2026). Mereka adalah mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, dan peneliti senior LIPI Mohammad Sobary.

Rombongan kemudian menyampaikan maksud kedatangan mereka kepada awak media yang telah menunggu sejak pagi. Saat memberikan keterangan, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin tiba di lokasi.

Namun, Din Syamsuddin tidak memberikan pernyataan kepada media. Ia hanya menyapa rombongan Refly Harun Cs sebelum masuk ke Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai ahli.

“Pemberian keterangan ahli, dua ahli kita yang sangat tersohor, ada Komjen (Purn) Oegroseno, lalu teman baik saya Mohammad Sobary. Beliau tidak ingin meringankan RRT, tapi ingin membebaskan. Lalu Pak Din Syamsuddin menyusul, nanti beliau akan memberikan keterangan kepada media saat jeda,” kata Refly Harun kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah dan Toko di Jalan Bangka Jaksel

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah dan Toko di Jalan Bangka Jaksel

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah dan Toko di Jalan Bangka Jaksel

Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Api berasal dari sebuah toko yang langsung merembet hingga menghanguskan dua rumah milik warga di sebelahnya.

“Sebuah toko hangus terbakar di Jalan Bangka III A, Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Sebanyak 2 rumah ludes terbakar si jago merah,” tulis, @TMCPoldaMetro, Selasa (10/2/2026).

Petugas pemadam kebakaran juga telah melakukan pemadaman terhadap api yang membakar toko dan rumah warga pada pukul 05.00 WIB Itu.

Saat kebakaran terjadi, warga tampak ramai melihat jalannya proses pemadaman yang dilakukan petugas. Api juga terlihat merah dibarengi dengan kepulan asap tebal.

Canda Pramono ke JK : Enggak Mau Masuk Gorong-Gorong, yang Kerja Pikiran dan Otak

Canda Pramono ke JK : Enggak Mau Masuk Gorong-Gorong, yang Kerja Pikiran dan Otak

Canda Pramono ke JK : Enggak Mau Masuk Gorong-Gorong, yang Kerja Pikiran dan Otak (Aldhi Chandra)

 Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melontarkan candaan ke Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla ketika keduanya meninjau pelaksanaan kerja bakti di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2026). Kegiatan bersih-bersih ini merupakan tindak lanjut arahan presiden Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas).

1. Enggan Masuk Gorong-Gorong

Di sela-sela kegiatan tersebut, Pramono menyampaikan ia memiliki kesamaan dengan JK yakni sama-sama dibesarkan dalam tradisi teknokrasi. Keduanya lebih condong bekerja menggunakan pikiran pada perumusan kebijakan dan sistem. Sementara masuk ke gorong-gorong merupakan pekerjaan teknis. Hal tersebut tak akan dilakukan oleh seorang Pramono dan JK. 

“Tadi saya sambil bercanda sama Pak JK ‘Pak JK kita ini dibesarkan dalam teknokrasi’. Pasti Pak JK sama saya, enggak mau masuk gorong-gorong, tapi yang bekerja adalah pikiran dan otaknya’. Pak JK ketawa,” kata Pramono usai peninjauan.

Pramono mengaku, sebagai kepala daerah ia bisa saja turun langsung melihat kondisi gorong-gorong. Namun, hal itu ia khawatirkan akan mengejutkan publik.

“Sekali-sekali Gubernur masuk gorong-gorong, saya mau aja Pak (JK). Tapi, nanti wartawan malah kaget kalau saya masuk gorong-gorong,” sambungnya.

Bareskrim Cekal Dirut hingga Komisaris DSI Usai Ditetapkan Tersangka

Bareskrim Cekal Dirut hingga Komisaris DSI Usai Ditetapkan Tersangka

Bareskrim Polri

 Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melakukan pencekalan terhadap direktur hingga komisaris PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Langkah ini dilakukan setelah Bareskrim menaikkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan.

“Pada hari Kamis, 5 Februari 2026, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri telah mengirimkan surat permohonan pencegahan ke luar negeri kepada Direktur Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan RI terhadap tiga orang tersangka,” ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, Jumat (6/2/2026).

Adapun ketiga tersangka yang dicekal yakni TA selaku Direktur Utama PT DSI dan pemegang saham PT DSI; MY selaku eks Direktur PT DSI dan pemegang saham PT DSI, Dirut PT Mediffa Barokah Internasional dan PT Duo Properti Lestari; serta ARL selaku Komisaris dan pemegang saham PT DSI.

Selain itu, Ade Safri menyampaikan penyidik juga telah melayangkan panggilan pemeriksaan untuk ketiga kalinya terhadap para tersangka.  “Untuk jadwal pemeriksaan terhadap para tersangka yang diagendakan pada hari Senin, 9 Februari 2026 pukul 10.00 WIB di ruang pemeriksaan Dittipideksus Bareskrim Polri,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ade menjelaskan pihaknya telah menerima lima laporan polisi dalam kasus tersebut. Bareskrim telah menggelar ekspose dengan menetapkan jajaran direksi dan komisaris DSI sebagai tersangka kasus dugaan fraud, penggelapan, hingga TPPU atas penyaluran dana yang dilakukan PT DSI.

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadiri pemakaman Eyang Meri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.

Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

“Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi,” kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.

Bahkan, kata Sigit, saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisi pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.

“Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama, bagaimana beliau selalu menyampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri,” ujar Sigit.

Prabowo di Rakornas 2026: Hati Saya Bergetar Melihat Semangat Persatuan

Prabowo di Rakornas 2026: Hati Saya Bergetar Melihat Semangat Persatuan

Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan (taklimat) dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026, yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Di hadapan ribuan pejabat dari seluruh penjuru Tanah Air, Prabowo menyampaikan pesan yang emosional sekaligus membakar semangat persatuan. Mengawali arahannya, Prabowo mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ia menekankan pentingnya sikap tawakal serta memohon pertolongan Sang Pencipta dalam mengemban amanah negara.

“Sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Maha Besar, Maha Kuasa. Bagi umat Islam, Allah subhanahu wa ta’ala, Tuhan semesta alam. Hanya kepada-Nya kita berdoa dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan,” ujar Prabowo dengan nada khidmat.

Di tengah suasana formal tersebut, Prabowo juga menunjukkan empati mendalam terhadap kondisi terkini di Tanah Air. Ia mengajak seluruh peserta Rakornas untuk mendoakan masyarakat yang sedang tertimpa musibah di berbagai wilayah Indonesia agar segera diberikan kekuatan dan pemulihan.

Kejagung: Rumah Mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya Digeledah dalam Kapasitas Saksi

Kejagung: Rumah Mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya Digeledah dalam Kapasitas Saksi

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung RI Syarief Sulaeman Nahdi

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menegaskan, bahwa penggeledahan rumah mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya, dilakukan dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait penyidikan kasus tata kelola kebun dan industri kelapa sawit.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung RI, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan hingga saat ini Siti Nurbaya belum diperiksa dan belum dikenakan pencekalan ke luar negeri.

“Saksi (statusnya), belum cegah, karena kalau KUHAP baru harus tersangka. Belum diperiksa,” ujar Syarief kepada wartawan, Jumat 30 Januari 2026.

Syarief menjelaskan, penyidik belum memeriksa Siti karena proses penyidikan perkara tersebut masih berjalan dan baru dilakukan secara intensif dalam kurun waktu setahun terakhir. Ia juga menyebutkan, pihaknya belum dapat mengungkap peran Siti dalam perkara tersebut.

kera4d